Semangat Merdeka Belajar Guru Kimia Binjai

Telah berlangsung Temu Pendidik Daerah (TPD) ke 16 hasil kerjasama Komunitas Guru Belajar (KGB) Binjai dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia SMA sekota Binjai pada Rabu, 4 Maret 2020. Acara ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Jalan W.R. Mongonsidi nomor 10 Binjai. Tema yang diambil adalah Sosialisasi Merdeka Belajar. Ketika tema ini diusulkan kepada teman- teman guru di MGMP Kimia, mereka sangat semangat dan antusias karena mereka memang sangat ingin tahu bagaimana sih yang disebut dengan merdeka belajar itu, apakah sama dengan apa yang mereka pikirkan. Antusias Belajar Antusiasme para guru itu memang terlihat selama kegiatan. Diskusi yang dihadiri oleh belasan guru ini berlangsung sangat aktif, seru, dan melibatkan hampir seluruh peserta. Acara Sosialisasi Merdeka Belajar yang penuh semangat ini diawali dengan Nonton Bareng (Nobar) Video Guru Merdeka Belajar dari ibu Najelaa Shihab. Sebelum Nobar, pemandu/ moderator acara sekaligus calon penggerak KGB Binjai, Susi Suharyani menanyakan kepada peserta sejauh mana pemahaman peserta terhadap merdeka belajar. Menurut mereka, apakah itu merdeka belajar? Apakah selama ini bapak/ ibu guru sudah melakukan merdeka belajar? Kalau sudah, apa contohnya? Pemandu/ moderator acara bu Susi Suharyani yang merupakan guru Kimia MAN Binjai, meminta peserta untuk mengingat-ingat, selama sekian tahun mengajar, pernahkah di kelas mengajak peserta didik untuk melihat manfaat dari apa yang guru ajarkan untuk bekal mereka di masa depan? Apakah selama ini para guru sudah melaksanakan refleksi terhadap apa yang sudah dilakukan? Pertanyaan ini dia lontarkan, karena menurutnya guru-guru sebenarnya sudah melakukan merdeka belajar, dengan membuat belajar yang menyenangkan, lalu kemudian membuat refleksi seperti pada saat pembuatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dan guru-guru pun menjawab dengan semangat. Bu Rini, guru Kimia dari SMA Negeri 1 Binjai mengatakan bahwa kemerdekaan itu yah bebas, bebas mengajar tentang apapun materi tidak harus berurutan, asal sesuai dengan kurikulum. Pak Randi, guru Matematika dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai mengatakan bahwa merdeka belajar adalah ketika guru diberikan kebebasan seluas-luasnya sehingga bisa mengajak siswa untuk ikut aktif di setiap pelajaran. Kebebasan itu bukan harus di luar ruangan, tetapi di dalam kelas pun kita juga bisa membuat kemerdekaan belajar. Baca Juga: Merdeka Belajar Bukan Jargon Selain guru-guru Kimia, kegiatan ini ternyata juga dihadiri oleh guru-guru non Kimia. Guru-guru dari lintas mata pelajaran dan lintas jenjang sekolah. Ada guru Matematika, guru Pendidikan Kewarganegaraan, guru MAN bahkan guru Sekolah Dasar (SD). Pada awalnya, target peserta adalahseluruh guru Kimia jenjang SMA yang ada di kota Binjai, namun karena flyer yang disebar melalui media sosial ternyata menarik, maka akhirnya guru non Kimia pun ikut dalam kegiatan ini. Mayoritas guru nonKimia yang hadir adalah guru-guru berusia muda yang baru saja ditempatkan mengajar di MAN Binjai. “Kami ingin belajar, Bu, sama seperti Bu Susi yang tetap antusias dalam belajar”, ujar mereka kepada ibuSusi Suharyani. Apa Guru Merdeka Belajar Itu? Pak Luthfi, guru MAN Binjai juga mengungkapkan mengenai apakah guru yang merdeka belajar itu artinya guru boleh mengubah kurikulum, karena selama ini mengajar selalu kejar-kejaran dengan Kompetensi Dasar (KD) yang terlalu banyak. Hal ini akhirnya menyebabkan selalu kejar tayang, dan menimbulkan anggapan yang penting materi selesai diajarkan. Menyinggung mengenai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), menurut beliau, merdeka belajar itu berarti KKM boleh dirubah. Menurutnya, bukankah sekolah yang membuat kriteria kelulusan. Kalau merdeka belajar, berarti sekolah juga merdeka. Bu Nikmar salah satu peserta yang hadir menyampaikan, guru yang merdeka berarti boleh mengajarkan aplikasi dari mata pelajaran yang diajarkannya sehingga dapat dijadikan bekal bagi peserta didik setelahtamat untuk berwirausaha, seperti bagaimana membuat jamu, membuat lilin dan sebagainya. Setelah selesai Nobar pertanyaan yang sama dilontarkan pemandu ke peserta. Ternyata dari jawabanpertama sebelum Nobar dengan sesudah Nobar, jawaban bapak/ ibu guru sudah memiliki perbedaan. Tiga Dimensi Merdeka Belajar Peserta memahami bahwa merdeka belajar bukan hanya memiliki satu dimensi mandiri menentukan cara yang mengutamakan kreatifitas, namun juga terdiri atas 2 dimensi lain, yaitu dimensi komitmen dan dimensi refleksi. Dimensi komitmen dimana guru perlu menanyakan alasan mengapa menjadi guru dan apa yang bisa guru lakukan untuk memerdekakan belajar siswa sesuai kebutuhan belajarnya.Dimensi refleksi dimana guru terus menerus belajar dan memperbaiki diri. Seusai membahas makna Merdeka Belajar para peserta menjadi bertambah semangat setelah pak Surya Herdiansyah, salah satu penggerak KGB Binjai mengajak peserta untuk melakukan yel-yel dari tiga dimensi merdeka belajar tersebut. Semua peserta berdiri sambil mengucapkan kata: komitmen – mandiri – refleksi, sambil diikuti dengan gerakan tangan seperti yang dicontohkan oleh pak Surya. Pak Surya menjelaskan tentang tiga dimensi dalam merdeka belajar, sambil diselingi dengan diskusi, apakah ada miskonsepsi yang selama ini dilakukan oleh bapak/ ibu guru. Kemudian beberapa pertanyaan yang diajukan, seperti “Siapa yang sudah merdeka?” Selanjutnya penggerak KGB Binjai, Lisza Megasari di bagian akhir membahas tentang bagaimana praktik baik mengajar di depan kelas dengan memberikan contoh-contoh yang semua itu merupakanpengalaman guru-guru yang bisa diadopsi. Bagaimana guru membuat peserta didiknya tidak merasa bodoh, dengan membuatnya bisa mengerjakan apa yang seharusnya. Bagaimana membuat peserta didikdi awal begitu guru masuk kelas merasa penasaran dengan apa yang diucapkan saat membuka pelajaran, sehingga peserta didik tertarik untuk belajar. Di akhir acara, bapak/ ibu guru yang hadir menyampaikan keinginannya untuk melanjutkan pertemuan berikutnya, yaitu mengenai bagaimana membuat canvas dan RPP merdeka belajar. Anda masih penasaran tentang apa itu merdeka belajar? Yuk pelajari Surat Kabar Guru Belajar Edisi 6Unduh GratisKlik: